header image
 

Nokia 6110 Nav

B1461842 Spesifikasi :

Harga                           : Rp 4.300.000,-

Operating System         : Symbian v9.2 3rd edition pack 3.1

Processor                     : ARM11 – OMAP2420 369 MHz

# Penunjuk Jalan Dalam Genggaman #

Kesuksesan N95 dalam mengawinkan perangkat GPS dengan ponsel segera diulangi kembali oleh Nokia. Dengan pengalaman di ponsel terdahulu tersebut, kali ini 6110 Navigator dibuat lebih baik, terutama di sisi navigasi yang lebih maksimal

Seakan menutup mata pada banyaknya keluhan yang mengarah pada kinerja GPS N95, gerakan Nokia bisa dibilang cukup berani. Tidak hanya sekedar memperbaiki imej GPS-nya melainkan juga membuat sebuah perangkat baru dengan tema yang cukup riskan, “navigasi”. Di sisi edukasi, hal ini sangat bagus, tapi di sisi tema dan penggunaan terasa agak kurang mampu memenuhi kebutuhan pasar

Indonesia

.

# Desain #

Kembali ke asal, Nokia 6110 Navigator tidak lagi berpenampilan aneh namun tetap memperlihatkan detil. Sebagai ponsel navigasi, sudah pasti peran layar sangat dibutuhkan. Untuk itu, desain batangan tidak bisa mengakomodasi hal ini.

Dipilihlah konsep slider. Dengannya, layar tetap dibuat lebar dan keypad tetap dibuat besar. Atau setidaknya “proporsional” untuk sebuah ponsel navigasi.

Dua tombol khusus yang didedikasikan untuk kegiatan navigasi pun akhirnya dihadirkan. Dengan konsekuensi hilangnya tombol yang dulu setia menyertai ponsel Symbian S60 Nokia.

Tombol-tombol tersebut terletak di dua bagian yang saling berjauhan. Satu berada di bagian depan, sedangkan satu yang lain diletakkan di bagian sisi ponsel. Kenapa harus dua? Anda bisa menemukan jawabannya di pembahasan Menu Navigasi.

Di pasaran, Anda akan mendapatkan dua pilihan warna hitam abu-abu dan putih.

# Teknologi Jaringan #

Nokia 6110 Navigator bekerja di jaringan 3,5G. mencakup HSDPA, WCDMA,  dan Quadband GSM (850/900/1800/1900 MHZ). Ini berarti anda bisa melakukan kegiatan video call, berkirim email dengan kecepatan tinggi dan bisa digunakan di sejumlah negara lain yang lebih luas.

# Software dan Tampilan Antar Muka #

Kali ini kami mengetes produk dengan versi software v 03.51 23-05-7 RM-122 Nokia 6110 AP16-01. Perbedaan di sisi kualitas software dan penambahan software di versi terbaru mungkin tidak dibeberkan di tes kali ini.

Kinerja ponsel navigasi Nokia ini diserahkan pada OS Symbian 3rd edition v9.2 release 3.1. Merupakan OS yang sama seperti yang bisa anda temukan di N95 ataupun E90.

# GPS dan Navigasi #

Dua tombol navigasi yang tersedia di ponsel ini bukan sekedar dua tombol yang saling menggantikan peran satu sama lain. Dua tombol tersebut sengaja disediakan untuk mengakses dua software navigasi yang berbeda, yakni Route66 dan NAVFone.

Dua aplikasi navigasi ini memiliki karakter yang berbeda. meski sama-sama memiliki kemampuan mengarahkan dan menampilkan peta digital, dijamin kesan yang diperoleh akan sangat berbeda. untuk itu wajar apabila Nokia memberikan dua pilihan agar anda bisa memanfaatkan aplikasi yang paling tepat dengan pribadi anda.

Sayangnya, untuk pengguna 6110 Navigator Indonesia hanya satu aplikasi saja yang bisa digunakan (saat default). Hal ini terkait dengan dukungan ketersediaan peta kota-kota besar

Indonesia

yang masih minim.

Route66 misalnya, Aplikasi navigasi yang paling sukses dan digunakan di hampir semua belahan dunia dari Eropa, Amerika, Asia, Afrika, hingga Australia ini sebenarnya merupakan aplikasi “killer” yang hadir di 6110 Navigator. Sayang, tidak memiliki peta digital kota-kota besar

Indonesia

dan sebagian besar kota-kota di Asia Pasifik.

Untuk itu, NAVFone bikinan Singapura yang juga terinstal di N95 menjadi solusi alternatif bagi mereka yang berada di kawasan Asia Pasifik.

Jakarta

, Bali,

Surabaya

, dan

Bandung

adalah contoh stok peta digital yang disediakan NAVFone.

Pada dasarnya, kedua aplikasi ini bisa digunakan dengan baik. Termasuk Route66. karena penggunaan navigasi bergantung pada ketersediaan receiver GPS yang sudah ditanamkan di 6110 Navigator.

Namun untuk fungsi “navigasi”, keberadaan GPS saja belum cukup. Dibutuhkan setidaknya software aplikasi yang bagus dan sebuah peta digital dengan tingkat akurasi tinggi.

Di Nokia N95 yang pernah kami tes, receiver GPS kadang mudah kehilangan koneksi dengan satelit bahkan membutuhkan waktu lama untuk membaca keberadaan kita di peta digital. Hal itu tidak terjadi lagi di 6110 Navigator. Kinerja receiver GPS mengalami peningkatan.

Receiver GPS 6110 Navigator mampu terhubung dengan sejumlah satelit yang dibutuhkan untuk memulai proses navigasi dalam waktu singkat. Tidak lagi membutuhkan waktu untuk menunggu terjadinya koneksi yang stabil.

Saat dicoba dalam kendaraan yang melaju, receiver bahkan mampu menghitung kecepatan gerak kita, tepat dan berlangsung secara realtime. Artinya, angka yang ditunjukkan oleh speedometer mobil sama dengan informasi kecepatan gerak yang ditampilkan oleh software navigasi.

NAVFone sebagai satu-satunya andalan sudah mampu memberikan kepuasan dalam hal navigasi. Kemampuannya menuntun kita dari satu titik ke titik lain cukup akurat.

Dilengkapi dengan perintah suara dalam multi bahasa (salah satunya

Indonesia

), aplikasi ini bahkan bisa mengantarkan anda di

kota

yang dianggap asing sekalipun.

Tapi masih banyak kekurangan yang musti diperbaiki oleh Nokia. Pertama, lalu lintas

Indonesia

, termasuk

Jakarta

masih kurang tertib. Artinya, kita masih punya kemungkinan dituntun masuk ke dalam jalan satu arah atau jalan yang tiba-tiba menjadi satu arah karena beberapa situasi.

Kedua, siapkah anda yang tinggal di Corebon atau Yogyakarta gigit jari sampai peta digital untuk

kota

anda tersedia? Apakah 6110 Navigator kemudian hanya dipasarkan untuk 4

kota

besar

Indonesia

saja?

Meski demikian, teknologi GPS yang sudah ditanamkan dalam 6110 Navigator merupakan awal yang bagus. Siapa tahu dengan demikian permintaan “pen-digital-an” peta-peta daerah akan meningkat sehingga anak-anak bangsa mampu berkreasi membuat software navigasi yang lebih baik.

Sebelum itu terjadi, GPS receiver bisa juga kok digunakan untuk menentukan letak astronomi sebuah titik penelitian dan sebagainya.

# Fitur Lain #

@ Kamera Digital 2 Megapiksel @

Navigator memang cocok digunakan oleh para petualang atau setidaknya pada pelancong. Unutk itu tepat sekali apabila Nokia mengawinkan pula kamera digital 2 megapiksel dengan ponsel ini.

Kinerjanya lumayan bagus. Meski sidah dilengkapi lampu flash, beberapa pemotretan dalam ruang masih menampilkan noise.

Kamera ini pun mampu menghasilkan video MP4 dengan framerate tinggi.

Untuk pemotretan diri sendiri, anda bisa menggunakan kamera sekunder yangsejatinya disediakan untuk videocall. Pemotretan dengan kamera depan ini hanya menghasilkan foto beresolusi 240 x 320 piksel.

@ Pemutar Musik @

Nokia Music Player yang disuntikkan merupakan pemutar musik yang sama dengan N95 dan E90. Kinerjanya cukup baik.

Speaker stereo ponsel ini menghasilkan keluaran suara cukup keras dan mampu terdengar dengan jelas bahkan di ruangan bising sekalipun. Sayang, masih terlalu menonjolkan suara treble.

# Internet #

Ponsel ini adalah ponsel 3,5G HSDPA. Artinya saat melakukan browsing internet anda bisa melakukan transfer data dengan kecepatan maksimum 3,6 mbps.

Apabila anda belum terjangkau oleh saluran HSDPA, 3G bisa digunakan dan seterusnya anda masih bisa menggunakan EDGE dan GPRS.

# Baterai #

Nokia 6110 Navigator menggunakan baterai bertipe Lithium-Ion dengan kapasitas 900 mAh. Kapasitas segini belum cukup untuk sejumlah fitur yang disediakan Navigator. Terutama GPS receiver.

Saat digunakan nonstop di jalan, ponsel hanya bertahan sekitar 3 jam saja (Serang-Jakarta) setelah full charged.

Untuk pemakaian normal ponsel bisa bertahan 1 hingga 2 hari dalam sekali charging.

# Kesimpulan #

Navigator merupakan ponsel ber-GPS dengan harga lebih masuk akal. Kekuatannya terletak pada kinerja GPS yang lebih baik dan ide untuk menjadikan fitur navigasi sebagai fitur unggulan yang bisa dibilang fantastis. Orisinal, namun masih butuh sentuhan di sana-sini.

Tanpa perlu pesimis pun, tingkat penggunaan software navigasi di

Indonesia

yang masih rendah memang akan menjadi sandungan terberat. Termasuk penyediaan peta digital yang kurang banyak dan repotnya memperoleh lisensi lanjutan.

Lepas dari itu semia, 6110 Navigator merupakan ponsel bagus, lengkap, kaya akan fitur namun dengan penonjolan di sisi yang kurang populer.

~ by irlandia2cool on August 4, 2007.

One Response to “Nokia 6110 Nav”

  1. Pokoknya saya ngga berminat ngga mau ngga pula nihia mau beli ngga mau lihat ngga mau pegang soalnya ngga ada uang he he he he he

Leave a Reply